• Kam. Agu 20th, 2026

8MentariNews

Informasi Utama, Terkini dan Terpercaya

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Tayang di Bioskop Tanggal 18 Maret 2026 

ByAdmin

Mar 15, 2026

Jakarta | 8 Mentari News – Libur Lebaran 2026 akan diwarnai oleh kebangkitan legenda horor Indonesia melalui film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Diproduksi oleh Soraya Intercine Films bersama Legacy Pictures dan Navvaros Entertainment, film ini siap menggebrak bioskop mulai 18 Maret 2026.

Proyek yang diproduseri oleh Sunil Soraya ini bukan hanya sekadar film horor, melainkan sebuah karya kolosal dengan pesan sosial yang tajam dan berani.

​Kisah berpusat pada perjuangan Suzzanna yang diperankan oleh Luna Maya dalam menghadapi penindasan penguasa desa bernama Bisman yang dimainkan oleh Clift Sangra. Bisman yang haus kekuasaan tega menyantet ayah Suzzanna hingga tewas, sebuah tragedi yang mendorong Suzzanna masuk ke dalam kegelapan ilmu santet. Di tengah misi balas dendam tersebut, muncul Pramuja, seorang aktivis perlawanan warga desa yang jatuh cinta pada Suzzanna.

​Reza Rahadian yang memerankan karakter Pramuja melihat film ini sebagai sebuah gebrakan baru dalam genre horor. Menurutnya, pendekatan kreatif yang diambil oleh Sunil Soraya sangat berani karena menyelipkan isu-isu yang sangat relevan dengan kehidupan nyata. Film ini tidak hanya menjual ketakutan, tetapi juga menyentil tentang bagaimana kekuasaan sering kali disalahgunakan untuk menindas kelas sosial bawah.

​“Bagi saya, ini adalah langkah berani dari Pak Sunil dan Soraya Intercine Films dalam mengangkat cerita Suzzanna di Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Film ini berbicara tentang relasi manusia, isu kelas sosial, hingga tentang penyalahgunaan dan kesewenangan kekuasaan. Grande secara cerita dan pendekatan kreatif,” ujar Reza Rahadian saat Press Screening di XXI plaza Senayan, Sabtu(14/03/2026)

Sunil Soraya selaku produser mengatakan bahwa film ini mencetak sejarah baru dalam perjalanan waralaba Suzzanna. Pengerjaan desain produksinya dilakukan dengan skala yang sangat besar, melibatkan ratusan pemeran dan adegan ikonik yang dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang memuaskan. Sunil menargetkan film ini menjadi pilihan utama hiburan keluarga saat merayakan Idulfitri nanti.

​“Di film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, kami menghadirkan hiburan tontonan horor yang belum pernah ada dari IP Suzzanna sebelumnya, dan akan menjadi sejarah baru dalam perjalanannya. Film ini sangat tepat menjadi tontonan bersama keluarga dan teman-teman saat Lebaran. Entertainment value yang besar, ada pesan moral yang juga disampaikan, menjadikan film ini pilihan utama saat Lebaran,” ujar Sunil Soraya.

​“Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menurut aku filmnya benar-benar grande. Saat nonton di libur Lebaran, akan terasa seperti disuguhkan tayangan yang sangat ‘meledak-ledak,’ ungkap Luna Maya dengan penuh keyakinan.

​Sinopsis film mengungkap konflik batin yang dalam, di mana Suzzanna harus memilih antara melanjutkan misi balas dendamnya kepada Bisman atau mempertaruhkan segalanya demi cintanya kepada Pramuja. Penonton akan disuguhi kejutan mengenai kekuatan Bisman yang ternyata jauh lebih besar dari yang dibayangkan sebelumnya, membuat perjalanan Suzzanna menjadi penuh risiko.

​Secara keseluruhan, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa adalah kombinasi antara kemewahan visual, kedalaman cerita, dan totalitas akting para pemainnya. Dengan naskah yang ditulis oleh tim berpengalaman, film ini siap menjadi fenomena baru dalam industri film horor tanah air sekaligus menjadi refleksi tentang nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam bagi siapa pun yang menontonnya.