• Rab. Jul 1st, 2026

8MentariNews

Informasi Utama, Terkini dan Terpercaya

Film Petaka Gunung Welirang Terinspirasi dari Kisah Nyata Pendakian Misterius di Gunung Welirang di Jawa Timur

ByAdmin

Jun 25, 2026

Jakarta | 8 Mentari News –Starvision menghadirkan film Petaka Gunung Welirang yang terinspirasi dari kisah nyata pendakian misterius di Gunung Welirang di Jawa Timur, tayang mulai 2 Juli 2026 di bioskop Indonesia.

Film ini membawa kisah horor dari misteri yang menguji persahabatan saat mendaki gunung. Disutradarai oleh Indra Gunawan dari produser Chand Parwez Servia, film ini
terinspirasi dari kisah nyata pendakian yang dialami oleh Maya Azka, dan naskahnyaditulis oleh Upi.

Petaka Gunung Welirang menghadirkan teror gaib yang terasa menyeramkan saat
para pendaki tersesat di sebuah hutan yang disebut Alas Lali Jiwo.

Kisah-kisah yang selama ini hanya terdengar seperti mitos tentang hilangnya para pendaki di Gunung Welirang dan berbagai kejadian mistis, diceritakan secara nyata.

Salah satu yang paling meneror adalah kehadiran entitas penjaga istana gaib Gunung Welirang, Ratu dan para penarinya, bunyi gamelan misterius yang bikin merinding, dan perbedaan alam yang membuat sang pendaki tak bisa mencari jalan pulang.

Mengikuti pendakian lima sahabat, Satria (Antonio Blanco Jr), Naya (Alika Jantinia),
Arga (Giulio Parengkuan), Noval (Razan Zu), dan Tita (Jinan Safa). Kelimanya mendaki Gunung Welirang bertepatan mendekati Malam 1 Suro.

Mendaki di waktu yang sakral tersebut justru membawa kelimanya mengalami hal-hal gaib, hingga masuk ke alam gaib.

“Petaka Gunung Welirang menyajikan kisah horor yang akan membuat penonton
merinding, namun sekaligus mengharukan dari cerita persahabatannya. Kita bisa
melihat bagaimana Arga, Satria, dan Naya berjuang untuk bisa keluar dari Alas Lali
Jiwo, sementara Noval dan Tita yang tidak ikut summit terus berjuang mencari 3
sahabatnya. Kisah inilah yang akan mengingatkan kita tentang keyakinan dan
persahabatan,” ujar produser Chand Parwez Servia saat konferensi pers di Cinema XXI Epicentrum Jakarta Selatan Rabu (24/6/2026).

“Proses syuting Petaka Gunung Welirang sangat menantang. Kami mengambil
beberapa lokasi yang memang ikonik di sepanjang jalur pendakian Gunung Welirang, termasuk air terjun yang memiliki keindahan luar biasa namun menyimpan energi magis yang sangat kuat,” tambah sutradara Indra Gunawan.

Antonio Blanco Jr, yang memerankan karakter Satria di film ini mengungkapkan
Petaka Gunung Welirang menjadi pengalaman pertamanya syuting di jalur
pendakian.

“Medannya sangat menantang dan memang membutuhkan fisik yang kuat.
Beruntungnya aku memang terbiasa berolahraga, jadi itu sangat membantuku saat di lokasi. Di sini aku belajar hal positif dari filmnya, mulai dari menghormati nilai-nilai kepercayaan lokal dan tentunya cerita tentang persahabatannya yang bikin relate, kita pasti sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang melatih diri kita untuk
mengendalikan ego sendiri,” ujar Antonio Blanco Jr.

Bagi Giulio Parengkuan, Petaka Gunung Welirang mengajarkan tentang nilai untuk
bisa saling percaya terhadap teman dan tak mementingkan ego pribadi. “Aku memerankan Arga, pendaki yang sangat keras kepala dan mementingkan diri sendiri
saat mendaki, dan pada akhirnya ikut mencelakakan teman-temannya, dia akhirnya tersadar bahwa dalam berteman kita tidak bisa mementingkan diri sendiri,” kata Giulio.

Bagi Alika Jantinia, Petaka Gunung Welirang mengajarkan nilai positif tentang ego dan kejujuran. Salah satu yang menarik di film ini adalah kisah persahabatannya untuk bisa menyingkirkan ego masing-masing agar mereka selamat.

“Di film ini kita bisa belajar bahwa memang ada entitas lain di sana, yang menguji
adab dan ego kita, apalagi bagi seorang pendaki. Kejujuran dalam niat mendaki itu
benar-benar harus dibuka. Ada banyak pesan positif yang akan penonton rasakan saat keluar bioskop,” ungkap Alika.

Film Petaka Gunung Welirang akan menghadirkan horor pendakian gunung dari kisah survival lima sahabat di alam liar yang diangkat dari kisah nyata tentang
pendakian di Gunung Welirang, Jawa Timur yang akan menjadi hiburan dengan teror
mencekam dalam kisah yang menyentuh.